Wikipedia

Hasil penelusuran

Rabu, 18 Maret 2020

Ketahanan Nasional

Ketahanan Nasional

Ardiasho Fadhilla (191910301094)

Latar Belakang
  
Hasil gambar untuk ketahanan nasional
Sebagai negara kepulauan terbesar dunia, posisi geografis Indonesia membentang pada koordinat 6 LU – 11.08’ LS dan 95 BT – 141.45’ BT dan terletak di antara dua benua, Asia dan Australia. Serta dua samudera yaitu Hindia dan Pasifik. Dalam geopolitik, bentang posisi geografis ini menjadikan Indonesia sebagai Negara yang memiliki kekuatan dalam percaturan dan hubungan antar bangsa, baik dalam lingkup kawasan maupun global dengan pemikiran bahwa ruang adalah inti yang berdasarkan geopolitik dan dimana menjadi sebuah wadah dinamika militer maupun politik. salah satu upaya dalam bela negara menjadi dasar dari terbentuknya ketahanan nasional.

Definisi
   
Kondisi dinamik bangsa Indonesia meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menggapai dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan baik datang dari luar maupun dalam untuk menjamin identitas, integritas, dan kelangsungan hidup bangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional.
  
Dengan singkat dapat dikatakan bahwa ketahana nasional ialah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk bisa menjamin kelangsungan hidupnya, menuju kejayaan bangsa & negara. Hakekat ketahanan nasional Indonesia adalah keuletan an ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan dalam mendeskripsikan kekuatan nasional sebagai penjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mencapai tujjuan nasional.

Tujuan dan Fungsi
   
Hasil gambar untuk ketahanan nasional
Dalam menyokong dan mensukseskan adanya beragam rencana dalam menanggapi segala bentuk rencana keberhasilan pemerintah dalam penegakan keamanan serta pertahanan nasional agar nantinya bisa mewujudkan keadilan sosial serta bagaimana bisa menentukan keamanan yang akan mengayomi seluruh rakyat, disinal ketahanan nasional diperlukan dalam menunjang program pemerintah, seperti penegakan hukum dan ketertiban, terwujudnya kesejahteran dan kemakmuran masyarakat, terselenggaranya pertahanan dan keamanan, terwujudnya keadilan hukum dan keadilan sosial, serta sebuah kesempatan untuk mengembangkan kemampuan diri dan berpendapat di muka umum.

Landasan Ketahanan Nasional

Landasan Idil  :  Pancasila
   
Nilai-nilai Pancasila telah teruji dandiyakini kebenarannya sebagai pemersatu bangsa dalam membangundan menata kehidupan berbangsa serta bernegara yang lebih baik.

Landasan Konstitusional :  UUD 1945
   
Berkaitan dengan segala ketentuan dan aturan tentang ketatanegaraan/ undang-undang dasar suatu negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 (UUD 1945) adalah sumber dari segala sumber hukum. UUD 1945 memberikan landasan serta arah dalam pengembangan sistem serta penyelenggaraan pertahanan negara.

Landasan Visional :  Wawasan Nusantara
   
Cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya sebagai satu kesatuan yang utuh dan dimana wilayah Indonesia tersusun dari atas gugusan Kepulauan Nusantara beserta isinya sebagai suatu kesatuan wadah serta sarana untuk membangun dan menata dirinya menjadi bangsa yang berdaya saing tinggi dalam dinamika lingkungan strategis.

Asas Ketahanan Nasional

Pendekatan Kesejahteraan dan Keamanan
   
Konsepsi ketahanan nasional hakikatnya adalah konsepsi pengaturan kesejahteraan dan keamanan. Kesejahteraan dan keamanan bagai satu keping mata uang, keduanya tidak dapat dipisahkan tetapi dapat dibedakan.

Komprehensif dan Integral
  
Ketahanan nasional dalam memecahkan masalah-masalah kehidupan nasional secara komprehensif integral (utuh menyeluruh), tidak dipandang dari satu sisi saja. Aspek-aspek tersebut berkaitan dalam bentuk persatuan dan perpaduan secara selaras, serasi, dan seimbang.

Kekeluargaan
   
Mengandung keadilan, kearifan, kebersamaan, kesamaan, gotong-royong, tenggang rasa dan tanggung jawab  dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Asas ini bersikap keadilan, kebersamaan, kesamaan, gotong royong, tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Mawas Ke Dalam Dan Mawas Ke Luar
   
Mawas ke dalam memiliki tujuan untuk menumbuhkan sifat dan kondisi kehidupan nasional yang berlandaskan nilai-nilai kemandirian dan untuk meningkatkan kualitas kemandirian bangsa. Sementara itu, mawas ke luar bertujuan untuk mengantisipasi dan bersiap menghadapi serta mengatasi dampak lingkungan strategis luar negeri.

Sifat Ketahanan Nasional

Manunggal, yaitu dimana aspek kehidupan bangsa Indonesia dikelompokkan ke dalam delapan gatra atau astagatra.

Mawas ke dalam dan Mawas ke luar, pada ketahanan nasional terutama diarahkan pada diri bangsa dan negara sendiri.

Kewibawaan, dengan makin meningkatnya pembangunan nasional, akan meningkatkan ketahanan nasional.

Berubah menurut Waktu, ketahanan nasional sebagai kondisi bangsa tidak selalu tetap, tergantung dari upaya bangsa dalam pembangunan nasional dari waktu ke waktu dan ketangguhannya menghadapi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan.

Tidak Membenarkan Adu Kekuatan dan Adu Kekuasaan, konsep ketahanan nasional tidak hanya mengutamakan kekuasaan fisik tetapi juga kekuatan moral yang dimiliki suatu bangsa.

Percaya Pada Diri Sendiri, Ketahanan nasional ditingkatkan dan dikembangkan didasarkan atas kemampuan sumber daya yang ada pada bangsa dan sikap percaya kepada diri sendiri.

Konsultasi dan kerja sama, artinya ketahanan nasional tidak bersifat konfrontatif dan antagonis. Ketahanan nasional sangat menghargai dan mengandalkan kekuatan moral dan kepribadian bangsa.

Pengaruh Ketahanan Nasional

Pengaruh Aspek Ekonomi
  
Salah satu aspek dari kehidupan nasional yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan nasional, meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa. Sebagai bentuk peningkatan taraf kehidupan masyarakat baik secara individu maupun kelompok

Pengaruh Aspek Ideologi
   
Dalam ideologi dijelaskan bahwa dalam ideologi mengandung suatu konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa.

Pengaruh Aspek Sosial Budaya
  
Pada pergaulan hidup manusia dalam bermasyarakat dan bersosialisasi yang mengandung nilai-nilai solidaritas yang menumbuhkan gagasan-gagasan utama serta kekuatan sebagai pendukung penggerak kehidupan masyarakat dalam nilai dan norma religius, ekonomis atau nilai sosial kultural lain.

Pengaruh Aspek Politik
   
Sebagai penentu kebijaksanaan serta aspirasi dan tuntutan masyarakat sebagai tujuan yang serasi dan selaras dengan keinginan dan aspirasi masyarakat itu sendiri.

Memperkokoh Ketahanan Nasional
  
Dengan memberdayakan masyarakat untuk mengawasi pemerintahan supaya tidak diktator. Kemudian membuat aturan UU yang mengatur tentang pemerintahan anti- totaliter. UU perlu dibuat karena pemerintahan kita berdasarkan atas hukum artinya apa yang dilakukan pemerintah harus sesuai dengan UU yang berlaku dalam suatu negara.
   
Ketahanan nasional yang bertugas menghadapi dan mengatasi segala tantangan, hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas, identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Ancaman dalam Ketahanan Nasional

Berdasarkan asal datangnya ancaman :

Ancaman dari luar, yaitu segala ancaman terhadap ketahanan nasional yang berasal dari luar negeri.
  
Ancaman dari dalam, yaitu segala ancaman terhadap ketahanan nasional yang berasal dari dalam negeri.

Berdasarkan bentuk ancaman :
    
Ancaman fisik, yaitu segala bentuk ancaman yang dapat mengganggu ketahanan nasional suatu negara yang dilakukan dengan tindakan secara fisik, seperti serangan senjata, penghilangan nyawa manusia, perusakan fasilitas, terorisme, konflik berdarah, dan lain-lain baik berasal dari dalam maupun luar negeri.
    
Ancaman ideologis, yaitu segala bentuk ancaman yang dapat mengganggu ketahanan nasional suatu negera yang dilakukan dalam tataran pemikiran, seperti perang ideologi, arus globalisasi, kepentingan politik, dan lain-lain baik berasal dari dalam maupun dalam negeri.

Contoh ancaman fisik dari luar :
  
a.              Penyerangan tentara Amerika ke Irak
b.             Serangan rudal Israel ke Palestina
c.              Penembakan kapal patroli Indonesia oleh Malaysia

Contoh ancaman ideologi dari luar :
   
a.              Perang dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet
b.             Masuknya berbagai kebudayaan dan paham baru dari luar negeri
c.              Adanya campur tangan politik dari badan-badan asing di dalam negeri

Contoh ancaman fisik dari dalam :
   
a.               Teror bom Solo
b.               Penyerangan antar suku di Papua
c.               Perusakan dan vandalisme terhadap fasilitas umum

Contoh ancaman ideologi dari dalam :
   
a.              Munculnya paham-paham radikal dan ekstrimis dari dalam negeri
b.             Munculnya berbagai aliran sesat di Indonesia
c.              Provokasi dari kelompok masyarakat tertentu terhadap kelompok masyarakat lainnya yang mengandung unsur SARA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar