Kemunculan konsep dan pemikiran wawasan
nusantara disebabkan banyak hal diantaranya adalah geografis, geopolitik,
geostrategi, historis dan yuridis formal. Jadi, wawasan nusantara bukan muncul
begitu saja sejak setelah Indonesia merdeka karena memang konsep dan pemikiran
ini sudah dirancang sedemikian rupa untuk memberi pengertian bagi bangsa
Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.
Kekayaan alam Indonesia yang lainnya
adalah flora dan fauna yang tersebar di seluruh pulau di Indonesia. beberapa
flora dan fauna tersebut ada yang bersifat endemik, sehingga hanya ada dan
hidup di suatu tempat saja di Indonesia. Oleh sebab itu, ada flora dan fauna
yang keberadaannya dilindungi oleh pemerintah agar tidak punah karena jumlahnya
yang terbatas, bahkan semakin sedikit.
Sejak saat itu nilai-nilai persatuan
mulai muncul hingga kemudian masa kolonialisme itu membuat rasa persatuan dan
kesatuan menjadi lebih erat. Bukan hanya terjadi di kalangan tertentu saja
namun juga berbagai kelompok, suku, dan semua lapisan masyarakat Indonesia.
Penguatan nilai persatuan bertujuan untuk melawan kolonialisme bangsa Eropa
yang ada di beberapa wilayah di Indonesia.
A. Definisi
a. Arti Wawasan Nusantara Menurut KBBI
Pengertian wawasan nusantara menurut
KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah pandangan atau anggapan bahwa
nusantara adalah kepulauan yang merupakan suatu kesatuan, termasuk semua laut
dan selatnya.
b. Arti Wawasan Nusantara Secara Etimologis
Secara etimologis,
pengertian wawasan nusantara diambil dari dua kata, yakni wawasan dan
nusantara. Wawasan berasal dari kata wawas dari bahasa Jawa, yang
berarti pandangan, tinjauan atau penglihatan indrawi. Sedangkan nusantara
berasal dari dua kata yakni nusa yang berarti pulau atau kesatuan kepulauan,
serta antara yang berarti letak antara dua benua dan dua samudera.
Maka
definisi wawasan nusantara menurut bahasa adalah cara pandang dan sikap
yang menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan bangsa Indonesia.
c. Definisi Wawasan Nusantara Secara Umum
Pengertian wawasan nusantara secara
umum adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai
diri dan bentuk geografinya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dalam
pelaksanaanya, wawasan nusantara mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai
kebhinekaan untuk mencapai tujuan nasional.
d. Menurut Prof. Dr. Wan Usman (2000)
Pengertian wawasan nusantara menurut
Wan Usman adalah cara pandang bangsa Indonesia perihal diri sendiri dan tanah
airnya sebagai kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang amat beragam.
e. Menurut Munadjat Danusaputro (1981)
Arti wawasan nusantara menurut
Munadjat Danusaputroo adalah cara pandang Bangsa Indonesia tentang diri dan
lingkungannya dalam eksistensi yang serba terhubung serta pemekarannya di
tengah-tengah lingkungan tersebut berdasarkan asas nusantara.
f. Menurut Samsul Wahidin (2010)
Definisi wawasan nusantara adalah
cara pandang, cara memahami, cara menghayati, cara bersikap, bertindak,
berpikir dan bertingkah laku bagi Bangsa Indonesia sebagai hasil interaksi
proses-proses psikologis, sosiokultural dalam arti yang luas dengan aspek-aspek
asta grata.
g. Menurut Srijanti (2009)
Wawasan nusantara didefinisikan
sebagai sebuah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai dirinya yang
bhineka, dan lingkungan geografinya yang berwujud negara kepulauan berdasarkan
Pancasila dan UUD 1945
h. Menurut Noor Ms Bakry (1996)
Wawasan nusantara diartikan sebagai
sebuah cara pandang Bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya juga harus
sesuai dengan ide nasional Pancasila, sebagai aspirasi suatu bangsa yang
merdeka, berdaulat dan bermartabat di tengah-tengah lingkungannya, yang
menjiwai tindak kebijaksanaan dalam mencapai tujuan perjuangan bangsa
i. Menurut M. Panggabean (1979)
Pengertian wawasan nusantara adalah
doktrin politik bangsa Indonesia untuk mempertahankan kelangsungan hidup Negara
Republik Indonesia, yang didasarkan pada Pancasila dan UUD 1945 dengan
memperhitungkan pengaruh geografi, ekonomi, demografi, teknologi dan
kemungkinan strategik yang tersedia.
j. Menurut Sumarsono (2002)
Definisi wawasan nusantara menurut
Sumarsono adalah nilai yang menjiwai segenap peraturan perundang-undangan yang
berlaku pada setiap strata di seluruh wilayah negara, sehingga menggambarkan
sikap dan perilaku, paham serta semangat kebangsaan atau nasionalisme yang
tinggi yang merupakan identitas atau jati diri bangsa Indonesia.
k. Menurut Sukrama (1996)
Menurut Sukrama, arti wawasan
nusantara merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia dalam memanfaatkan
konstelasi geografis Indonesia, sejarah dan kondisi sosial budaya untuk
mengejawantahkan segala dorongan dan rangsangan di dalam usaha pencapaian
aspirasi bangsa dan kepentingan dan tujuan-tujuan nasional
l. Menurut Winarno (2011)
Pengertian wawasan nusantara
diartikan sebagai cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan
lingkungannya, dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan
wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
m. Menurut Akhadiah MK (1997)
Arti wawasan nusantara menurut
Akhadiah adalah cara pandang Bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya
sesuai dengan ide nasionalnya, yaitu Pancasila dan UUD 1945, sebagai aspirasi
suatu bangsa yang merdeka, berdaulat dan bermartabat di tengah-tengah
lingkungannya, yang menjiwai tindak kebijaksanaan dalam mencapai tujuan
perjuangan bangsa.
n. Menurut Srijanti, Kaelan, dan Achmad Zubaidi (2007)
Pengertian wawasan nusantara secara
umum adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya
berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta sesuai dengan geografi wilayah
nusantara yang menjiwai kehidupan bangsa dalam mencapai tujuan atau cita-cita
nasionalnya.
o. Menurut LEMHANAS (1992)
LEMHANAS atau Lembaga Pertahanan
Nasional mengungkapkan bahwa definisi wawasan nusantara adalah cara pandang dan
sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungan yang bermacam-macam dan
nilainya strategis dengan mengedepankan persatuan serta kesatuan bangsa dan
wilayah bernegar guna mencapai tujuan nasional.
p. Menurut Tap MPR Tahun 1993 dan 1998 (GBHN)
Menurut TAP MPR tahun 1993 dan 1998,
apa yang dimaksud wawasan nusantara adalah suatu cara pandang dan sikap bangsa
Indonesia tentang diri dan lingkungan dengan mengedepankan persatuan dan juga
kesatuan bangsa, wilayah dalam menjalankan kehidupan di masyarakat, berbangsa,
bernegara demi mencapai suatu tujuan nasional.
B. Hakekat dari Wawasan Nusantara
Dalam hal ini hakikat dari wawasan
nusantara ini ialah sebuah keutuhan nusantara di dalam arti ialah cara pandang
yang menyeluruh di dalam ruang lingkup nusantara yakni demi kepentingan bangsa
serta negara.Seluruh masyarakat Indonesia, baik pejabat pemerintah serta warga,
harus berpikir, bersikap, dan juga bertindak untuk kepentingan bangsa serta
negara Indonesia. Seluruh produk yang dibuat oleh lembaga negara berada di
dalam ruang lingkup serta kepentingan Indonesia tanpa mengesampingkan
kepentingan wilayah, golongan, serta individu.
Jadi, hakikat wawasan nusantara ini
ialah keutuhan serta kesatuan wilayah nasional, atau persatuan bangsa serta
wilayah. Di dalam Garis Besar Haluan
Negara (GBHN) tersebut juga disebutkan
bahwa hakikat dari wawasan nusantara ini diwujudkan dengan pernyataan bahwa
kepulauan nusantara ialah sebagai satu kesatuan ekonomi, politik, sosial
budaya, serta pertahanan keamanan.
C. Dasar hukum
a. Tap MPR. No. IV/MPR/1973 pada tanggal 22 maret 1973
b. Tap MPR. No IV/1978/22/Maret/1978/ tentang GBHN
c. Tap MPR. No. II/MPR/1983/12/Maret/1983
D. Latar Belakang
a. Falsafah pancasila
Nilai-nilai pancasila mendasari
pengembangan wawasan nusantara. Nilai-nilai tersebut adalah Penerapan Hak Asasi
Manusia (HAM), seperti memberi kesempatan menjalankan ibadah sesuai dengan
agama masing- masing.
Mengutamakan
kepentingan masyarakat daripada individu dan golongan.
Pengambilan
keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
b. Aspek kewilayahan nusantara
Pengaruh geografi merupakan suatu
fenomena yang perlu diperhitungkan, karena Indonesia kaya akan aneka Sumber
Daya Alam (SDA) dan suku bangsa.
c. Aspek sosial budaya
Indonesia terdiri atas ratusan suku
bangsa yang masing-masing memiliki adat istiadat, bahasa, agama, dan
kepercayaan yang berbeda - beda, sehingga tata kehidupan nasional yang
berhubungan dengan interaksi antargolongan mengandung potensi konflik yang besar
mengenai berbagai macam ragam budaya.
d. Aspek sejarah
Indonesia diwarnai oleh pengalaman
sejarah yang tidak menghendaki terulangnya perpecahan dalam lingkungan bangsa
dan negara Indonesia.[4] Hal ini dikarenakan kemerdekaan yang telah diraih oleh
bangsa Indonesia merupakan hasil dari semangat persatuan dan kesatuan yang
sangat tinggi bangsa Indonesia sendiri.[4] Jadi, semangat ini harus tetap
dipertahankan untuk persatuan bangsa dan menjaga wilayah kesatuan Indonesia.
E. Asas Wawasan Nusantara
Asas wawasan nusantara ini ialah
kaidah atau ketentuan dasar yang wajib dipatuhi, dilakukan, serta dijaga oleh
seluruh elemen masyarakat demi untuk melestarikan perdamaian serta keseimbangan
di Indonesia dengan secara keseluruhan.
a. Tujuan dan Kepentingan yang Sama
Masyarakat Indonesia ini mempunyai
tujuan serta kepentingan yang sama di bumi pertiwi ini. Salah satu contohnya
bisa atau dapat kita lihat saat seluruh rakyat Indonesia menginginkan
kemerdekaan serta melakukan perjuangan bersama-sama melawan penjajah.
b. Kesetiaan
Kesetiaan ini ialah asas wawasan
nusantara yang menjadi tonggak utama untuk menciptakan persatuan serta kesatuan
suatu negara. Kesetiaan bisa atau dapat diwujudkan dengan melaksanakan segala
macam kegiatan sesuai aturan serta bertujuan demi kemajuan bangsa dan negara.
c. Kejujuran
Kebenaran serta kejujuran di dalam
berpikir serta bertindak merupakan asas wawasan nusantara yang sangat penting.
Keberanian di dalam berpikir dan juga bertindak sesuai fakta serta kenyataan
sesuai ketentuan dilaksanakan demi terciptanya kemajuan.
d. Solidaritas
Sikap solidaritas ini merupakan
suatu bentuk dari kepedulian terhadap orang lain, mau untuk berbagi serta juga
berkorban untuk kepentingan yang lebih baik dan besar. Sikap ini juga
seharusnya dilakukan oleh seluruh masyarakat Indonesia itu tanpa harus menghilangkan
ciri serta juga karakter budaya masing-masing.
e. Keadilan
Seluruh elemen masyarakat ini
mempunyai hak untuk mendapatkan keadilan di dalam segala macam aspek kehidupan
bernegara, baik itu secara hukum, ekonomi, politik, serta sosial.
f. Kerja Sama
Kesadaran akan tujuan serta
kepentingan bersama ini akan menimbulkan kerjasama serta koordinasi antar
elemen masyarakat. Kerjasama serta koordinasi ini dilakanakan dengan
berdasarkan atas kesetaraan untuk meningkatkan efektivitas pencapaian tujuan
bersama.
F. Unsur Dasar Wawasan Nusantara
a. Wadah
Merupakan sebuah wadah dari kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara dengan meliputi seluruh wilayah Indonesia yang memiliki kekayaan alam
dan penduduk dengan keaneka ragaman suku bangsa dan budaya.
b. Isi
Isi adalah aspirasi bangsa yang
berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional yang terdapat
dalam Pembukaan UUD 1945.
c. Tata laku
Tata laku merupakan hasil interaksi
antara wadah dan isi, yang terdiri dari tata laku batiniah dan lahiriah.
G. Implementasi Wawasan Nusantara
a. Bidang Politik
Yaitu dengan menciptakan iklim
perpolitikan Indonesia yang dingin dan bermartabat sebagaimana yang telah
tertera dalam Undang-Undang tentang pemilu dan penyelenggaraan kenegaraan
lainnya. Selain itu kita juga harus mampu menciptakan pemerintahan yang kuat,
bersih, dan dapat dipercaya serta tetap mengedepankan kepentingan bangsa dan
negera.
b. Bidang Ekonomi
Dengan berusaha memanfaatkan
kekayaan alam yang dimiliki dengan sebaik mungkin serta tetap menjaga
kelestarian lingkungan hidup.
c. Kehidupan Budaya dan Sosial
Mengembangkan budaya Indonesia
dengan melestarikan kekayaan Indonesia. caranya dengan menjadikan kegiatan
pariwisata sebagai sumber pendapatan nasional dan daerah. Seperti pelestarian
budaya, cagar budaya, dan museum.
Mengembangkan
kehidupan bangsa dan negara yang serasi antara masyarakat dari budaya, daerah,
dan status sosial yang berbeda. Contohnya dengan adanya pemerataan pendidikan
di semua daerah serta program wajib belajar bagi daerah tertinggal.
d. Bidang Ketahanan Keamanan
Yaitu dengan senantiasa menumbuhkan
rasa cinta tanah air serta membentuk sikap rela membela tanah air.
Kesimpulan
Jadi, pentingnya wawasan nusantara sangatlah berguna dalam setiap kehidupan bermasyarakat. Dengan wawasan nusantara, kita dapat mengenali beragam kekayaan yang ada di Indonesia, baik berupa kekayaan alam, budaya, dll. Dengan berpedoman terhadap wawasan nusantara kita maka akan saling mengenal jati diri bangsa kita sendiri serta turut menjaga persatuan dan kesatuan tanpa adanya jarak antar kebudayaan, agama, serta suku antar daerah lain.
Oleh : Ardiasho Fadhilla /
191910301094
Tidak ada komentar:
Posting Komentar