Wikipedia

Hasil penelusuran

Rabu, 29 April 2020

Wawasan Nusantara


Kemunculan konsep dan pemikiran wawasan nusantara disebabkan banyak hal diantaranya adalah geografis, geopolitik, geostrategi, historis dan yuridis formal. Jadi, wawasan nusantara bukan muncul begitu saja sejak setelah Indonesia merdeka karena memang konsep dan pemikiran ini sudah dirancang sedemikian rupa untuk memberi pengertian bagi bangsa Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.
Kekayaan alam Indonesia yang lainnya adalah flora dan fauna yang tersebar di seluruh pulau di Indonesia. beberapa flora dan fauna tersebut ada yang bersifat endemik, sehingga hanya ada dan hidup di suatu tempat saja di Indonesia. Oleh sebab itu, ada flora dan fauna yang keberadaannya dilindungi oleh pemerintah agar tidak punah karena jumlahnya yang terbatas, bahkan semakin sedikit.
Sejak saat itu nilai-nilai persatuan mulai muncul hingga kemudian masa kolonialisme itu membuat rasa persatuan dan kesatuan menjadi lebih erat. Bukan hanya terjadi di kalangan tertentu saja namun juga berbagai kelompok, suku, dan semua lapisan masyarakat Indonesia. Penguatan nilai persatuan bertujuan untuk melawan kolonialisme bangsa Eropa yang ada di beberapa wilayah di Indonesia.
A.  Definisi
a.    Arti Wawasan Nusantara Menurut KBBI
Pengertian wawasan nusantara menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah pandangan atau anggapan bahwa nusantara adalah kepulauan yang merupakan suatu kesatuan, termasuk semua laut dan selatnya.
b.    Arti Wawasan Nusantara Secara Etimologis
Secara etimologis, pengertian wawasan nusantara diambil dari dua kata, yakni wawasan dan nusantara. Wawasan berasal dari kata wawas dari bahasa Jawa, yang berarti pandangan, tinjauan atau penglihatan indrawi. Sedangkan nusantara berasal dari dua kata yakni nusa yang berarti pulau atau kesatuan kepulauan, serta antara yang berarti letak antara dua benua dan dua samudera.
Maka definisi wawasan nusantara menurut bahasa adalah cara pandang dan sikap yang menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan bangsa Indonesia.
c.    Definisi Wawasan Nusantara Secara Umum
Pengertian wawasan nusantara secara umum adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan bentuk geografinya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dalam pelaksanaanya, wawasan nusantara mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai kebhinekaan untuk mencapai tujuan nasional.
d.    Menurut Prof. Dr. Wan Usman (2000)
Pengertian wawasan nusantara menurut Wan Usman adalah cara pandang bangsa Indonesia perihal diri sendiri dan tanah airnya sebagai kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang amat beragam.
e.    Menurut Munadjat Danusaputro (1981)
Arti wawasan nusantara menurut Munadjat Danusaputroo adalah cara pandang Bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensi yang serba terhubung serta pemekarannya di tengah-tengah lingkungan tersebut berdasarkan asas nusantara.
f.     Menurut Samsul Wahidin (2010)
Definisi wawasan nusantara adalah cara pandang, cara memahami, cara menghayati, cara bersikap, bertindak, berpikir dan bertingkah laku bagi Bangsa Indonesia sebagai hasil interaksi proses-proses psikologis, sosiokultural dalam arti yang luas dengan aspek-aspek asta grata.
g.    Menurut Srijanti (2009)
Wawasan nusantara didefinisikan sebagai sebuah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai dirinya yang bhineka, dan lingkungan geografinya yang berwujud negara kepulauan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
h.    Menurut Noor Ms Bakry (1996)
Wawasan nusantara diartikan sebagai sebuah cara pandang Bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya juga harus sesuai dengan ide nasional Pancasila, sebagai aspirasi suatu bangsa yang merdeka, berdaulat dan bermartabat di tengah-tengah lingkungannya, yang menjiwai tindak kebijaksanaan dalam mencapai tujuan perjuangan bangsa
i.     Menurut M. Panggabean (1979)
Pengertian wawasan nusantara adalah doktrin politik bangsa Indonesia untuk mempertahankan kelangsungan hidup Negara Republik Indonesia, yang didasarkan pada Pancasila dan UUD 1945 dengan memperhitungkan pengaruh geografi, ekonomi, demografi, teknologi dan kemungkinan strategik yang tersedia.
j.     Menurut Sumarsono (2002)
Definisi wawasan nusantara menurut Sumarsono adalah nilai yang menjiwai segenap peraturan perundang-undangan yang berlaku pada setiap strata di seluruh wilayah negara, sehingga menggambarkan sikap dan perilaku, paham serta semangat kebangsaan atau nasionalisme yang tinggi yang merupakan identitas atau jati diri bangsa Indonesia.
k.    Menurut Sukrama (1996)
Menurut Sukrama, arti wawasan nusantara merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia dalam memanfaatkan konstelasi geografis Indonesia, sejarah dan kondisi sosial budaya untuk mengejawantahkan segala dorongan dan rangsangan di dalam usaha pencapaian aspirasi bangsa dan kepentingan dan tujuan-tujuan nasional
l.     Menurut Winarno (2011)
Pengertian wawasan nusantara diartikan sebagai cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
m.  Menurut Akhadiah MK (1997)
Arti wawasan nusantara menurut Akhadiah adalah cara pandang Bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya sesuai dengan ide nasionalnya, yaitu Pancasila dan UUD 1945, sebagai aspirasi suatu bangsa yang merdeka, berdaulat dan bermartabat di tengah-tengah lingkungannya, yang menjiwai tindak kebijaksanaan dalam mencapai tujuan perjuangan bangsa.
n.    Menurut Srijanti, Kaelan, dan Achmad Zubaidi (2007)
Pengertian wawasan nusantara secara umum adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta sesuai dengan geografi wilayah nusantara yang menjiwai kehidupan bangsa dalam mencapai tujuan atau cita-cita nasionalnya.
o.    Menurut LEMHANAS (1992)
LEMHANAS atau Lembaga Pertahanan Nasional mengungkapkan bahwa definisi wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungan yang bermacam-macam dan nilainya strategis dengan mengedepankan persatuan serta kesatuan bangsa dan wilayah bernegar guna mencapai tujuan nasional.
p.    Menurut Tap MPR Tahun 1993 dan 1998 (GBHN)
Menurut TAP MPR tahun 1993 dan 1998, apa yang dimaksud wawasan nusantara adalah suatu cara pandang dan sikap bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungan dengan mengedepankan persatuan dan juga kesatuan bangsa, wilayah dalam menjalankan kehidupan di masyarakat, berbangsa, bernegara demi mencapai suatu tujuan nasional.
B.  Hakekat dari Wawasan Nusantara
Dalam hal ini hakikat dari wawasan nusantara ini ialah sebuah keutuhan nusantara di dalam arti ialah cara pandang yang menyeluruh di dalam ruang lingkup nusantara yakni demi kepentingan bangsa serta negara.Seluruh masyarakat Indonesia, baik pejabat pemerintah serta warga, harus berpikir, bersikap, dan juga bertindak untuk kepentingan bangsa serta negara Indonesia. Seluruh produk yang dibuat oleh lembaga negara berada di dalam ruang lingkup serta kepentingan Indonesia tanpa mengesampingkan kepentingan wilayah, golongan, serta individu.
Jadi, hakikat wawasan nusantara ini ialah keutuhan serta kesatuan wilayah nasional, atau persatuan bangsa serta wilayah. Di dalam  Garis Besar Haluan Negara (GBHN) tersebut  juga disebutkan bahwa hakikat dari wawasan nusantara ini diwujudkan dengan pernyataan bahwa kepulauan nusantara ialah sebagai satu kesatuan ekonomi, politik, sosial budaya, serta pertahanan keamanan.
C.  Dasar hukum
a.    Tap MPR. No. IV/MPR/1973 pada tanggal 22 maret 1973
b.    Tap MPR. No IV/1978/22/Maret/1978/ tentang GBHN
c.    Tap MPR. No. II/MPR/1983/12/Maret/1983
D.  Latar Belakang
a.    Falsafah pancasila
Nilai-nilai pancasila mendasari pengembangan wawasan nusantara. Nilai-nilai tersebut adalah Penerapan Hak Asasi Manusia (HAM), seperti memberi kesempatan menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing- masing.
Mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu dan golongan.
Pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
b.    Aspek kewilayahan nusantara
Pengaruh geografi merupakan suatu fenomena yang perlu diperhitungkan, karena Indonesia kaya akan aneka Sumber Daya Alam (SDA) dan suku bangsa.
c.    Aspek sosial budaya
Indonesia terdiri atas ratusan suku bangsa yang masing-masing memiliki adat istiadat, bahasa, agama, dan kepercayaan yang berbeda - beda, sehingga tata kehidupan nasional yang berhubungan dengan interaksi antargolongan mengandung potensi konflik yang besar mengenai berbagai macam ragam budaya.
d.    Aspek sejarah
Indonesia diwarnai oleh pengalaman sejarah yang tidak menghendaki terulangnya perpecahan dalam lingkungan bangsa dan negara Indonesia.[4] Hal ini dikarenakan kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia merupakan hasil dari semangat persatuan dan kesatuan yang sangat tinggi bangsa Indonesia sendiri.[4] Jadi, semangat ini harus tetap dipertahankan untuk persatuan bangsa dan menjaga wilayah kesatuan Indonesia.
E.  Asas Wawasan Nusantara
Asas wawasan nusantara ini ialah kaidah atau ketentuan dasar yang wajib dipatuhi, dilakukan, serta dijaga oleh seluruh elemen masyarakat demi untuk melestarikan perdamaian serta keseimbangan di Indonesia dengan secara keseluruhan.
a.    Tujuan dan Kepentingan yang Sama
Masyarakat Indonesia ini mempunyai tujuan serta kepentingan yang sama di bumi pertiwi ini. Salah satu contohnya bisa atau dapat kita lihat saat seluruh rakyat Indonesia menginginkan kemerdekaan serta melakukan perjuangan bersama-sama melawan penjajah.
b.    Kesetiaan
Kesetiaan ini ialah asas wawasan nusantara yang menjadi tonggak utama untuk menciptakan persatuan serta kesatuan suatu negara. Kesetiaan bisa atau dapat diwujudkan dengan melaksanakan segala macam kegiatan sesuai aturan serta bertujuan demi kemajuan bangsa dan negara.
c.    Kejujuran
Kebenaran serta kejujuran di dalam berpikir serta bertindak merupakan asas wawasan nusantara yang sangat penting. Keberanian di dalam berpikir dan juga bertindak sesuai fakta serta kenyataan sesuai ketentuan dilaksanakan demi terciptanya kemajuan.
d.    Solidaritas
Sikap solidaritas ini merupakan suatu bentuk dari kepedulian terhadap orang lain, mau untuk berbagi serta juga berkorban untuk kepentingan yang lebih baik dan besar. Sikap ini juga seharusnya dilakukan oleh seluruh masyarakat Indonesia itu tanpa harus menghilangkan ciri serta juga karakter budaya masing-masing.
e.    Keadilan
Seluruh elemen masyarakat ini mempunyai hak untuk mendapatkan keadilan di dalam segala macam aspek kehidupan bernegara, baik itu secara hukum, ekonomi, politik, serta sosial.
f.     Kerja Sama
Kesadaran akan tujuan serta kepentingan bersama ini akan menimbulkan kerjasama serta koordinasi antar elemen masyarakat. Kerjasama serta koordinasi ini dilakanakan dengan berdasarkan atas kesetaraan untuk meningkatkan efektivitas pencapaian tujuan bersama.
F.   Unsur Dasar Wawasan Nusantara 
a.    Wadah
Merupakan sebuah wadah dari  kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dengan meliputi seluruh wilayah Indonesia yang memiliki kekayaan alam dan penduduk dengan keaneka ragaman suku bangsa dan  budaya.
b.    Isi
Isi adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945.
c.    Tata laku
Tata laku merupakan hasil interaksi antara wadah dan isi, yang terdiri dari tata laku batiniah dan lahiriah.
G.  Implementasi Wawasan Nusantara
a.    Bidang Politik
Yaitu dengan menciptakan iklim perpolitikan Indonesia yang dingin dan bermartabat sebagaimana yang telah tertera dalam Undang-Undang tentang pemilu dan penyelenggaraan kenegaraan lainnya. Selain itu kita juga harus mampu menciptakan pemerintahan yang kuat, bersih, dan dapat dipercaya serta tetap mengedepankan kepentingan bangsa dan negera.
b.    Bidang Ekonomi
Dengan berusaha memanfaatkan kekayaan alam yang dimiliki dengan sebaik mungkin serta tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup.
c.    Kehidupan Budaya dan Sosial
Mengembangkan budaya Indonesia dengan melestarikan kekayaan Indonesia. caranya dengan menjadikan kegiatan pariwisata sebagai sumber pendapatan nasional dan daerah. Seperti pelestarian budaya, cagar budaya, dan museum.
Mengembangkan kehidupan bangsa dan negara yang serasi antara masyarakat dari budaya, daerah, dan status sosial yang berbeda. Contohnya dengan adanya pemerataan pendidikan di semua daerah serta program wajib belajar bagi daerah tertinggal.
d.    Bidang Ketahanan Keamanan
          Yaitu dengan senantiasa menumbuhkan rasa cinta tanah air serta membentuk sikap rela membela tanah air.
    Kesimpulan  
          Jadi, pentingnya wawasan nusantara sangatlah berguna dalam setiap kehidupan bermasyarakat. Dengan wawasan nusantara, kita dapat mengenali beragam kekayaan yang ada di Indonesia, baik berupa kekayaan alam, budaya, dll. Dengan berpedoman terhadap wawasan nusantara kita maka akan saling mengenal jati diri bangsa kita sendiri serta turut menjaga persatuan dan kesatuan tanpa adanya jarak antar kebudayaan, agama, serta suku antar daerah lain.

Oleh : Ardiasho Fadhilla / 191910301094

Tidak ada komentar:

Posting Komentar